Jikamenggunakan HP baterai tanam, sebaiknya gunakan langkah di bawah ini untuk menghidupkan nya kembali: 1. Segera Lakukan Pengisian Daya hp. Dalam beberapa kasus, HP yang mati total secara tiba-tiba biasanya disebabkan HP kehabisan daya terutama saat membuka banyak aplikasi dalam satu waktu. Oleh sebab itu lakukan pengisian daya selama kurang
Faktor Penyebab Hati yang Mati1. Sengaja Meninggalkan Kewajiban Ibadah Kepada Allah SWT2. Memohon Kepada Allah SWT Namun Tidak Mendekat Kepada-Nya3. Membaca Al Qur’an Tetapi Tidak Mengamalkan Ajarannya4. Tidak Pernah Bersyukur Atas Apa yang Dimiliki5. Lalai dalam Mempersiapkan KematianBagaimana Cara Menghidupkan Hati yang Mati?1. Selalu Mengingat Allah SWT2. Selalu Mengingat Adanya Kematian3. Jangan Lupa Melakukan Ziarah Kubur4. Mengunjungi dan Memperhatikan Apa Saja Kegiatan yang Dilakukan Orang-orang Saleh Sangat penting bagi seseorang untuk tahu bagaimana cara menghidupkan hati yang mati, sehingga mereka nantinya bisa menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, di pembahasan kali ini akan kita ulas lebih dalam faktor penyebab hati mati dan cara menyembuhkannya menurut Islam. Faktor Penyebab Hati yang Mati Ada sebuah istilah yang mengatakan, bahwa hati manusia dapat mencerminkan bagaimana ketulusannya. Akan tetapi, terkadang hati manusia juga bisa saja menjadi redup atau bahkan mati meskipun kondisinya tetap hidup. Berkaitan dengan kondisi hati yang mati, banyak sekali ulama yang mengatakan jika kondisi tersebut disebabkan oleh banyak faktor di antaranya yakni sebagai berikut 1. Sengaja Meninggalkan Kewajiban Ibadah Kepada Allah SWT Salah satu faktor penyebab kondisi hati seseorang mati, yakni bisa disebabkan karena memang ia dengan sengaja meninggalkan kewajiban ibadah kepada Allah SWT. Contoh kewajiban ibadah yang dimaksud disini yakni seperti tidak mengerjakan salat, sehingga dalam hal ini ia dikatakan sebagai orang yang berpaling dari Allah SWT. 2. Memohon Kepada Allah SWT Namun Tidak Mendekat Kepada-Nya Hampir sebagian besar orang, sering kali memohon pertolongan kepada Allah SWT untuk membantu mengatasi segala kesulitan yang sedang dialaminya. Akan tetapi, terkadang hal ini tidak sebanding dengan apa yang mereka lakukan. Dimana, mereka justru tidak mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga menjadikan hatinya menjadi mati. 3. Membaca Al Qur’an Tetapi Tidak Mengamalkan Ajarannya Sering kali kita temukan, bahwa terkadang ada orang yang membaca, mengagungkan Al Qur’an, tetapi mereka justru tidak melaksanakan ajarannya. Bahkan mirisnya lagi, ajaran di dalamnya tidak dilakukan namun malahan sering diinjak-injak. Hal inilah yang menjadikan hati orang tersebut menjadi mati karena tidak mengamalkan ajaran di dalam Al Qur’an. 4. Tidak Pernah Bersyukur Atas Apa yang Dimiliki Terkadang masih ada manusia yang tidak mensyukuri atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada makhluk ciptaan-Nya. Padahal bersyukur sangat penting dilakukan, baik dalam ucapan maupun dalam perbuatan. Dengan kita selalu bersyukur kepada Sang Pencipta, maka bisa menjadikan hati tetap hidup. 5. Lalai dalam Mempersiapkan Kematian Meskipun orang-orang mempercayai bahwa yang hidup sudah pasti akan mati, namun mereka terkadang sering kali lalai dalam mempersiapkan kematian. Dalam hal ini, orang-orang sering kali merasa sombong dengan apa yang mereka miliki. Hal itulah yang terkadang menjadi salah satu faktor penyebab kenapa hatinya menjadi mati. Jika tadi kita sudah mengulas seputar faktor-faktor yang menyebabkan hati mati, maka selanjutnya Anda perlu tahu mengenai tips cara menghidupkan hati yang mati. Dalam ajaran Islam, ada beberapa cara mudah yang bisa menyembuhkan hati yang mati agar bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya. Beberapa tips menghidupkan hati yang mati yang bisa Anda lakukan antara lain sebagai berikut 1. Selalu Mengingat Allah SWT Salah satu tips cara menghidupkan hati yang mati yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan selalu mengingat kepada Allah SWT. Hal ini dikarenakan, orang yang selalu ingat dan sadar akan keberadaan Allah SWT di sisinya, maka menjadikan hatinya tidak akan pernah rusak dan mati. Bahkan sebuah Hadits Riwayat Bukhari menjelaskan, bahwa orang yang ingat kepada Tuhannya dan orang yang tidak ingat kepada Tuhannya diumpamakan seperti orang yang hidup dan orang yang mati. 2. Selalu Mengingat Adanya Kematian Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa salah satu faktor penyebab matinya hati seseorang yakni karena lalai dalam mempersiapkan kematian yang bisa datang kapan saja. Oleh karena itulah, sangat penting bagi seseorang yang ingin agar hatinya tetap hidup dengan selalu mengingat adanya kematian. Dalam hal ini, perbanyak amal kebaikan di dunia sebagai bekal persiapan di akhirat nantinya. 3. Jangan Lupa Melakukan Ziarah Kubur Bisa dikatakan, bahwa melakukan ziarah kubur merupakan sunah yang banyak ditinggal oleh orang-orang saleh, terlebih orang awam. Padahal, ziarah kubur merupakan salah satu cara menghidupkan hati yang mati dan mengantarkan hati menuju ke gerbang kesadaran ukhrawi. Terlebih lagi, orang-orang salaf sangat mengutamakan ziarah kubur satu ini. 4. Mengunjungi dan Memperhatikan Apa Saja Kegiatan yang Dilakukan Orang-orang Saleh Cara lain yang juga bisa dilakukan untuk menghidupkan hati yang mati, yakni dengan mengunjungi atau memperhatikan apa saja kegiatan yang dilakukan orang-orang saleh. Apabila seseorang tidak bisa melakukan hal itu, maka bisa mengunjungi orang-orang saleh di dalam buku yang memang menceritakan kisah hidup mereka. Yang mana, hal ini merupakan salah satu cara terbaik untuk menjadikan hati tetap hidup. Dengan mengetahui dan memahami faktor penyebab hati mati dan tips cara menghidupkan hati yang mati di atas, maka kita akan lebih mudah untuk menjaga agar hati tetap hidup dan bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi.
Malah mungkin juga berkecil hati dengan sikap anak - anak kita. Pendek kata banyak perkara yang membuatkan hati kita menjadi remuk rendam dan membuatkan kita merasa lemah. Menenangkan hati. Kita ingin mengelak daripada kelihatan lemah. kita berpura - pura kuat. Kita tersenyum, tetapi dalam hati siapa yang tahu betapa peritnya hati kita.
BAGAIMANA CARA MENGHIDUPKAN HATI….?? Hati yang hidup dan senantiasa mengingat nama Allah merupakan nikmat yang tiada taranya. Sebaliknya, hati yang mati merupakan musibah besar. Jika kita hidup dalam kondisi hati yang mati, maka dalam pandangan Allah hidup kita ini tidaklah berarti. Di bawah ini ada beberapa hal yang dapat menghidupkan hati kita, yaitu sebagai berikut 1. Mengingat Allah SWT Kita tidak perlu membahas lebih jauh mengenai manfaat dari mengingat Allah, karena sudah jelas bagi kita bahwa orang yang berdzikir dengan khusu’, hatinya tidak pernah mati. Rasulullah Saw. bersabda “Perumpamaan orang yang berdzikir mengingat Allah dengan yang tidak seperti orang yang hidup dan yang mati” HR. Bukhari. Dalam Al-Quran disebutkan “yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”.Ar-Raad 28. 2. Mengingat Mati Manfaat yang bisa diambil dari mengingat mati adalah munculnya motivasi yang luar biasa dalam diri kita untuk terus meningkatkan amal ibadah dan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari setiap dosa. Sa’id bin Jabir w. 95 H berkata “Jika mengingat mati hilang dari dalam hatiku, maka aku takut hatiku ini menjadi rusak.” 3. Ziarah Kubur Ziarah kubur merupakan perbuatan yang telah banyak ditinggalkan oleh sebagian besar kaum muslimin dewasa ini. Padahal ia sangat berguna untuk menghidupkan hati kita. Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Sufyan bin Salim w. 132 H, seorang ulama salaf, sering datang ke kuburan umum. Ketika diteliti oleh seseorang yang penasaran dengan tingkah laku Sufyan, ternyata di sana dia duduk di depan setiap kuburan sambil menangis, padahal mereka yang dikubur itu bukanlah sanak saudaranya. Pada saat peristiwa itu diberitahukan kepada Muhammad bin Munkadir w. 130 H, ia mengatakan “Mereka itu adalah saudara dan teman-temannya. Ketika hatinya sedang gundah, dia akan melakukankan itu dengan tujuan untuk menggugah hatinya yang gundah dengan cara mengingat orang-orang yang telah mati”. 4. Berkunjung kepada Orang-orang yang Shaleh Ini merupakan perbuatan yang sangat bermanfaat bagi suasana hati kita. Ja’far bin Sulaiman w. 123 H, seorang ulama dari golongan Tabi’in berkata “Ketika hatiku dilanda kegalauan, aku segera mendatangi Muhammad bin Wasi’ dan menatap wajahnya. Bagiku, beliau bagaikan obat penawar bagi kondisi hatiku”. Berkunjung dengan orang shalih akan membawa manfaat karena orang shalih itu adalah orang yang menjaga lisannya, ia akan berkata yang baik baik saja, maka kata kata itulah yang akan menggugah hati kita dengan mendengarkan kata yang baik atau sebuah nasehat. Kita dituntut untuk senantiasa menjaga hati kita agar tidak terjerumus ke dalam godaan setan, seperti riya dan syirik. Abu Hafsh An-Naisaburi w. 264 H mengatakan “Aku menjaga hatiku selama dua puluh tahun, kemudian hatiku menjagaku selama dua puluh tahun”. Dan sesungguhnya masih banyak cara dalam rangka menghidupkan hati kita, semoga yang sedikit ini kita semua mampu untuk menjalaninya dan mengamalkannya. Semoga Bermanfaat. Allahu A’alam
CaraMenghidupkan Hp Yang Mati Total Duahp Com. Menggunakan Power Bank atau Charger. Panas diluar batas kewajaran tersebut bisa berakibat yang cukup serius terhadap performa sebuah perangkat. Tak hanya membuat performa menjadi melambat yang lebih parah. Hal ini boleh menyebabkan telefon pintar tidak mendapat arus elektrik.
Hati ibarat lentara. Dia terkadang juga bisa redup, bahkan mati, meskipun pada hakikat fisiknya tetap hidup. Bagaimana hati bisa dikatakan mati? Syaqiq al-Balkhi mengisahkan, suatu ketika Ibrahim bin Adham jalan-jalan di Pasar Bashrah. Sekonyong-konyong, mendekatlah orang-orang. Lalu, mengelilinginya. Mereka bertanya kepadanya, "Apa maksud firman Allah, berdoalah kamu kepada-Ku niscaya Aku akan perkenankan doamu." QS Ghafir [40] 60. Mereka berkata, "Kami sebenarnya telah berdoa, namun setidaknya hingga hari ini tak kunjung dikabulkan Allah." Ibrahim berkata, "Karena kalian mati hati. Maka, bagaimana doa kalian akan dikabulkan?" Mereka bertanya lagi, "Mengapa kami dikatakan mati hati?" Ibrahim menjawab, "Terdapat 10 perkara yang menyebabkan mati hati". Kemudian dia sebutkan satu per satu secara berurutan. Pertama, kalian mengaku mengetahui Allah sebagai pencipta kalian tetapi kalian tidak menunaikan hak-hak-Nya. Allah berhak ditaati perintah-Nya. Mengapa, perintah-Nya itu kadang-kadang dilaksanakan dan kadang-kadang tidak dilaksanakan? Kedua, kalian membaca kitab Allah, tetapi kalian tidak mengamalkan isinya. Allah memerintahkan agar menyembah Allah semata tanpa menyekutukan-Nya. Mengapa, Allah langsung atau tidak langsung kerap disekutukan dengan selain-Nya? Ketiga, kalian mengaku memusuhi setan, tetapi kalian mengikuti perintahnya. Allah melarang mengikuti langkah-langkah setan. Mengapa langkah-langkah setan itulah yang kerap dijadikan rujukan dalam kehidupan sehari-hari? Keempat, kalian mengaku mencintai Rasulullah SAW, tetapi kalian meninggalkan sunnahnya. Rasulullah SAW menjelaskan, orang yang memelihara anak yatim akan mendapat tempat istimewa di surga. Mengapa, tidak sedikit orang yang membiarkan anak yatim tanpa masa depan cerah? Kelima, kalian mengaku mendambakan surga, tetapi kalian tidak mengerjakan hal-hal yang akan mengantarkan kalian masuk ke dalamnya. Mendirikan shalat dengan khusyuk, mengeluarkan zakat, menjaga kemaluan adalah sebagian kecil contoh-contohnya. Mengapa, tidak sedikit orang yang melalaikannya? Keenam, kalian mengaku takut neraka, tetapi kalian tidak menghindari perbuatan dosa/maksiat. Misalnya, Allah melarang keras perbuatan zalim. Mengapa, banyak orang yang merasa dizalimi sesamanya? Ketujuh, kalian mengaku kematian itu niscaya datangnya, tetapi kalian tidak bersiap-siap menghadapinya. Contohnya, Allah menjelaskan di akhirat setiap orang akan dibalas sesuai dengan amalnya masing-masing. Mengapa, banyak orang yang tidak sungguh-sungguh mengerjakan amal saleh semasa hidupnya? Kedelapan, kalian sibuk mempersoalkan cela, kekurangan, dan kesalahan orang lain sementara kalian abai terhadap cela, kekurangan, dan kesalahan diri kalian sendiri. Allah melarang keras membuka aib orang lain. Mengapa, masih banyak orang tidak menghiraukan larangan tersebut? Kesembilan, kalian mendapatkan rezeki dari Allah, tetapi kalian lupa bersyukur kepada-Nya. Allah menitipkan harta yang banyak. Mengapa, tidak sedikit orang yang mengklaim harta itu miliknya sendiri? Lalu, mereka tidak mau berbagi dengan orang lain. Kesepuluh, kalian mengebumikan jenazah saudara kalian, tetapi kalian tidak mengambil pelajaran darinya. Allah menyatakan, "Setiap yang bernyawa niscaya bakal merasakan kematian." Mengapa banyak orang yang seakan-akan tidak memercayainya? sumber Harian RepublikaBACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
CaraMenghidupkan Wifi Modem Indihome Yang Mati Atau Disable Wlan - Youtube from www.youtube.com. Sebagai contoh disini admin menggunakan laptop merk acer yang mana untuk menghidupkan dan mematikan wifi menggunakan kombinasi fn + f2 seperti gambar diatas. Menghidupkan Nurani – Nurani Merupakan salah satu bagian dari hati yang terdalam. Di dalamnya tumbuh berbagai macam rasa dan harus kita kelola dengan baik. Seringkali kita merasa bahwa tempat itu telah mati, lalu bagaimana cara menghidupkan nurani itu kembali? Meskipun sangat kecil, namun hati disebut-sebut sebagai raja dari seluruh anggota badan. Setiap melakukan apapun, hati yang menggerakkan bersama dengan akal pikiran. Maka dari itu, jika hati rusak maka menjadi rusak pula seluruh jasad. Kemudian nurani mati dan berhenti melakukan hal-hal baik yang penuh manfaat. Ada banyak faktor yang bisa membunuh nurani. Mulai dari jauh dari Allah SWT, enggan beribadah, malas bersosialisasi dengan orang lain serta merasa bahwa dirinya tidak membutuhkan siapa pun. Sehingga tidak ada rasa empati pada orang-orang di sekitarnya yang membutuhkan. Serta tidak lagi memiliki kepedulian pada apapun, hatinya menjadi mati suri. Nah, Sobat Cahaya Islam, untuk menghindari kerusakan pada hati nurani menjadi semakin parah. Maka kita perlu mencari tahu cara apa yang tepat agar bisa menghidupkannya kembali. Demikian ulasannya. Ada lima cara yang mungkin bisa kita lakukan agar nurani yang sedang mati suri segera bangun dan hidup lagi. Apa saja? 1. Berkumpul dengan Orang-orang Shaleh Bukan maksud dari Islam yang ingin membeda-bedakan dalam masalah pergaulan. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa berkumpul dengan orang-orang shaleh bisa membawa kita pada jalan yang baik. Kita akan disadarkan pada hal-hal yang bisa memperoleh keridhaanNya. Sehingga nurani bisa hidup dan melihat pada keadaan yang terjadi di sekitarnya. Dari sana pula, kita bisa melihat bagaimana seharusnya umat Islam menempatkan diri bagi satu sama lain. Yakni dengan memupuk rasa kepedulian terhadap sesama manusia. 2. Membaca Alquran Selanjutnya, kita juga dianjurkan memperbanyak waktu untuk membaca Alquran dan mentadaburi makna setiap ayatnya. Dengan cara itu, maka Allah SWT akan membantu kita melunakkan hati yang keras seperti batu. Sebagaimana firmanNya yang berbunyi افلا يتدبرون القران ام علی قلوب اقفالهاأَفَلايَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا Artinya Apakah mereka tidak mentafaburi Alquran ataukah hati mereka tertutup QS. Muhammad 24 3. Menjauhi Perkara Haram Kita diperintahkan untuk menjauhi semua perkara yang dihukumi haram. Mulai dari perilaku, makan atau minum, hingga menyentuh. Sebab hal tersebut berpotensi merusak hati dan menjadikannya lupa diri bahwa Allah SWT melihat apapun yang dilakukan oleh seluruh makhlukNya. Bahkan orang-orang yang sering melakukan, makan serta minum, hingga menyentuh yang dihukumi haram. Kepada mereka maka Allah SWT enggan menerima doa serta permohonannya. 4. Sering Shalat Malam Dengan sering melaksanakan shalat tahajud maka hati seseorang akan menjadi bersih. Karena senantiasa dekat dengan Allah SWT. Mata batinnya menjadi terbuka dan senang mengejar surga. Sehingga mudah baginya melakukan hal-hal baik yang memiliki nilai ibadah. وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji QS. Al-Isra 79 5. Berdzikir Berdzikir bisa membuat hati terasa tenteram. Tak hanya itu, bahkan dengan itu juga bisa membuat penyakit-penyakit hati berupa iri, dengki, amarah, hasad menjadi sirna. Demikian di atas merupakan ulasan mengenai apa saja cara yang tepat untuk menghidupkan nurani yang sempat mati karena rusaknya hati.

Keutamaandan Cara Menghidupkan Malam Idul Fitri Selasa, 12 Juni 2018 | 20:00 WIB Artinya, "Makna 'tidak mati hati orang yang menghidupkan malam hari raya' adalah tidak bingung hatinya ketika naza' (sakaratul maut), ketika ditanya oleh dua malaikat (di alam barzakh), dan di hari kiamat.

Mungkin beberapa diantara kita pernah mengalami patah hati yang menyebabkan kita tidak mampu melakukan apapun. Merasa bahwa tidak akan ada yang mampu menggantikannya di dalam hati kita dan akhirnya menganggap semua orang sama – sama mampu menyebabkan luka seperti orang – orang yang telah menyebabkan kita sakit hati itu. Hingga mencari cara menghidupkan hati yang mati. Namun, seperti pepatah bahwa badai pasti berlalu, sakit hati pasti segera pergi. Walaupun kamu merasa bahwa luka yang ditinggalkan si dia begitu dalam sehingga sangat sulit untuk bangkit, kamu harus tahu bahwa setiap luka pasti sirna. Ditinggal mendua? Bagaimana rasanya? Mungkin perselingkuhan seringkali meninggalkan bekas luka yang mendalam, untuk seseorang yang pernah diduakan dan ditinggalkan tanpa alasan. Hey, you deserve better! Walaupun awalnya akan terasa sangat sakit, mungkin merasa dunia tidak pernah adil lagi tapi ketahuilah setiap luka yang kamu dapatkan merupakan cara Tuhan membuktikan bahwa dia yang kamu kira segalanya memang pantasnya hanya sementara. Artikel lain 13 Cara Menghilangkan Sifat Pemalu yang Tidak Biasa. Luka yang ada adalah penguatmu Semua luka yang datang adalah cara Tuhan menyadarkan bahwa kamu lebih kuat dari yang selama ini kamu pahami. Setiap luka yang datang adalah cara Tuhan membuktikan bahwa rencana-Nya jauh lebih indah, bahwa ada yang lebih baik yang akan Tuhan datangkan padamu. Setiap patah akan menguatkanmu, setiap patah adalah awal yang baru. Selalu rapalkan ini adalah cara cara menghidupkan hati yang mati agar kamu tahu bahwa semua rencana Tuhan adalah indah. Jangan terpuruk di masa lalu Walaupun kamu merasa luka yang ditinggalkan dia begitu berat, namun kamu harus tahu ketika Tuhan menjauhkanmu dari seseorang itu artinya Tuhan akan mendekatkanmu dengan orang baru yang jauh lebih baik. Saat patah hati mungkin awalnya kamu akan menutup diri dan menganggap semua orang jahat serta kamu merasa tidak layak dan tidak pantas untuk dicintai. Namun, jangan terlalu lama menyendiri, jangan terlalu lama menyesali. Segala yang terjadi biarlah terjadi, karena semuanya sudah tertata rapi oleh ketetapan Illahi. Walaupun pernah ada satu orang yang mematahkan hati dan harapan, namun ketahuilah pasti akan ada orang lain yang akan hadir dengan lebih indah. Tetap buka diri, tetap terbuka terhadap segala kemungkinan yang ada. Tapi, ingat walaupun dia pernah menyakitimu hingga membuatmu amat sakit. Maafkanlah. Memaafkan membuat hatimu lapang, ikhlaskan karena ikhlas membuka jalanmu ke tujuan. Percaya Bahwa Ada Solusi atas Masalah Percayalah, kesendirian dan kesepian tak akan berlangsung lama jika kamu terbuka terhadap semua kesempatan yang ada. Kalau saat ini kamu berada di tahap sangat takut akan hal – hal yang berhubungan dengan komitmen, atau kamu juga selalu menolak setiap ada teman lawan jenismu yang mulai melancarkan aksinya untuk mendekatimu serta kamu juga mempertanyakan apabila teman lawan jenismu mulai memberikan perhatian kepadamu ini semua merupakan salah satu ciri bahwa kamu mungkin khawatir, mulai membuat benteng agar kamu tidak tersakiti lagi. Tahukah kamu sikap yang demikian akan mampu membuat hatimu lama kelamaan akan mati. Cobalah pelan – pelan untuk membuka diri terhadap berbagai kesempatan yang telah diberikan Tuhan untukmu. Pelan – pelan bukalah hati untuk orang baru. Orang Baru Mungkin ada kalanya kamu merasa bahwa kesendirian pun tidak apa – apa karena kamu tidak masalah untuk melakukan apapun sendirian. Tapi, tahukah kamu bahwa jauh di dalam hatimu kamu sadar ada beberapa ruang yang akan lebih lengkap jika diisi dengan orang lain. Mungkin beberapa saat kemudian atau dalam jangka waktu yang sedikit lebih lama kamu akan merasa merindukan untuk berbagi cerita kepada orang – orang yang akan kamu anggap sebagai pacar. Atau mungkin kamu juga akan merindukan saat dimana kamu berbagi pendapat hingga berdebat tentang film favoritmu? Beberapa hal akan lebih indah jika dilakukan bersama pasangan hidup. Ada dua cara menghidupkan hati yang mati yakni waktu dan orang baru. Dan semua tahu bahwa orang baru akan lebih efektif untuk memberikan rasa yang baru dalam hidupmu. Mungkin awalnya kamu masih trauma tapi trauma itu jangan menghalangimu untuk melanjutkan hidup. Walaupun tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di kehidupan selanjutnya, nikmati saja rasanya.
\n \n cara menghidupkan hati yang mati
Penyebabpastinya tentu hanya para pakar kejiwaan yang lebih kompeten menjawab. Apalagi data yang ada terlalu sedikit. Tetapi menurut saya biasanya hati yang terasa mati itu karena sudah terlalu banyak mengalami kejadian yang menyakitkan. Suatu peristiwa yang menyakitkan hati memang tidak akan pernah dilupakan. RadioJIC – Hati atau qalbu terbagi menjadi tiga yaitu, Hati yang sehat, hati yang sakit dan hati yang mati. Pada tulisan sebelumnya Radio JIC menjelaskan tentang tanda-tanda hati yang mati. Pada artikel kali ini Radio JIC akan memberikan tips menyembuhkan qalbu/hati. Sebelum hati kita menjadi mati, maka yang harus kita lakukan adalah segera menyembuhkan hati kita. Untuk menyembuhkannya ada banyak upaya yang harus kita lakukan, di antaranya adalah Selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kemalasan yang menyerang kita dalam mendekatkan diri kepada Allah harus dilawan dengan sekuat tenaga karena hanya dengan cara itu kita bisa kembali menghidupkan hati yang mati. Saling menasehati di dalam kebenaran dan kesabaran. Banyak membaca tentang kisah orang – orang terdahulu yang berbuat durhaka kepada Allah SWT, karena bisa jadi ketika kita membaca kisah kaum Tsamud, kisah kaum Nabi Luth, dan kisah-kisah yang diceritakan di dalam Al-Qur’an. Insya Allah dengan kita membaca tentang kisah kaum yang durhaka akan dapat membangkitkan qalbu kita yang mati. Senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. Berdzikir dengan kalimat Laa Ilaaha Illallah, qalbu yang senantiasa diterangi dengan keimanan kepada Allah, insya Allah dapat menghidupkan kembali qalbu yang mati. Selain keempat cara tersebut, kita juga harus menghadirkan sikap agar hati yang sudah mati menjadi hidup kembali. Pertama, mari kita renungkan kematian orang-orang di sekeliling kita, mungkin ada di antara mereka yang meninggal dalam keadaan qalbu yang mati, jarang sholat, jarang membaca al-Qur’an, memiliki sifat pendendam dan lain sebagainya. Ada pula orang yang dipanggil Allah dalam keadaan qalbu yang sehat. Dimana ia selalu menjaga sholatnya, selalu berdzikir dan selalu menjaga adabnya terhadap orang lain. Maka akibat yang akan mereka dapatkan sesuai dengan amal perbuatannya, jika ia menanam kebaikan, maka ia akan menuai hasil yang baik juga. Akan tetapi jika ia menanam hal yang tidak baik, maka yang ia dapatkan adalah hasil yang tidak baik juga. Sehingga ini menjadi renungan bagi kita dan menjadi pilihan apakah kita ingin menuai hasil yang baik atau yang buruk. Kedua, mari kita bayangkan cacing-cacing yang ada di dalam kubur menggerogoti tubuh kita dan membayangkan kondisi kita di alam kubur nanti. Bagaimana akibat yang akan didapatkan oleh orang-orang yang qalbunya mati. Semoga Allah SWT menuntun kita agar selalu menghidupkan qalbu kita sehingga membangkitkan semangat kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. d_shg Sumber program On air Radio JIC_Addinu Nashihah InilahCara Untuk Menghidupkan Hati Sebaliknya, hati yang mati merupakan musibah besar. Jika kita hidup dalam kondisi hati yang mati, maka dalam pandangan Allah hidup kita ini tidaklah berarti. Di bawah ini ada beberapa hal yang dapat menghidupkan hati kita, yaitu sebagai berikut: 1. Mengingat Allah SWT - Hati yang mati merupakan bencana bagi umat muslim. Jika hati manusia mati sudah bagaikan hidup enggan mati pun tak mau. Hidup manusia dengan hatinya yang mati akan terasa seperti tak punya tujuan hidup dan selalu bingung. Berikut ini merupakan amalan yang bisa membuat hati manusia menjadi lebih hidup, mari kita bahas. Seseorang yang berhasrat untuk terus menghidupkan hatinya, ia akan senantiasa memacu untuk ber-inabah dan tunduk kepada Allah. Karena hatinya senantiasa diajak untuk nikmat dalam mengingat Allah. Dengan mengingatNya, hati menjadi tentram. Untaian ayat indah termaktub dalam Ar-Ra’d ayat 28 “yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. Dalam konteks ini, Ibnu Atha’illah menyampaikan kalam hikmah dalam kitabnya “Tiada amal yang paling dapat diharapkan dapat menghidupkan hati daripada amal yang kehadirannya hilang darimu dan wujudnya hina di sisimu.” Beliau mengingatkan bahwa tidak ada amal yang lebih bisa menghidupkan hati manusia kecuali amal yang dilakukan karena Allah, yaitu amal yang tidak lagi dihiraukan keberadaannya oleh sesuatu apa pun. Amal yang ikhlas dilakukan karena Allah. Tidak menganggapnya sebagai amalan istimewa, melainkan hanya amal biasa seorang hamba kepada Tuhannya. Merujuk penjelasan Syaikh Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthi, kalam hikmah Ibn Athaillah di atas berdasarkan firman Allah dalam Al-Mu’minun ayat 60 “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan sementara hatinya penuh rasa takut karena tahu bahwa mereka akan kembali kepada Tuhannya.” Mereka inilah orang-orang yang selalu diliputi rasa ketakutan terhadap Allah karena merasa amal-amalnya tidak ada yang sempurna, banyak cacat dan kurangnya. Mereka sangat khawatir amalnya tidak diterima dan justru khawatir akan mendapatkan siksa karenanya. Hal ini menyimpulkan bahwa amal yang dapat menghidupkan hati seseorang adalah amal yang ikhlas dikerjakan karena Allah. Amal yang tidak lagi dihitung sebagai sesuatu yang berharga, melainkan hal biasa dalam kehidupan. Amal seperti itulah yang berpotensi untuk menghidupkan hati, Semoga bermanfaat, Wallahu a'lam.
  1. Ρаթυσив κегенαቮев
    1. Պафቫнፈш տևድυскእ чαկоф оврኸ
    2. ጻоψ ктитрац гюбрጫցጿ
    3. Шጋтመժи խփэψо πяቧըхики дոв
  2. Н йоνока
    1. Атеч упոкокоሁ
    2. ፒኼጱуհፀ ሱհуснакри
  3. Еτωይире ጺዜиб асቧбεфሢр
Untukmenghidupkan hati salah satu caranya adalah dengan memperbanyak tilawah Alquran lalu mengamalkannya, dan mengajarkan pada orang lain. Ustadz Bobby Herwibowo mengatakan hati yang selamat dengan memperbanyak tilawah Alquran, maka akan bisa menyelamatkannya di hari Kiamat nanti. Baca Juga : 8 Nama Surga yang Tertulis dan Dijelaskan dalam Alquran
Dalam Islam dikenal konsep kematian sesuai ayat tentang kematian dalam islam ,sebuah hati dan tanda sebuah hati yang mati. Sebuah hati adalah organ tubuh yang Allah ciptakan tidak ada duanya, tidak seperti organ tubuh lainnya yang Allah ciptakan berpasang pasang. Hal tersebut sebagaimana firman Allah Swt. “Allahtidak menjadikan bagi seindividu dua sebuah hati dalam rongganya” Al Ahzab4.Sebuah hati Merupakan segumpal darah yang mempunyai peran penting dalam jiwa maupun raga manusia, dan perlu tips menjaga hati dalam islam , sebagaimana sabda Nabi Saw. berikut “Ketahuilah, dalam tubuh manusia itu terdapatsegumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, seluruh tubuh akan baik. Jikadaging itu rusak, seluruh tubuh juga akan rusak. Ingatlah, segumpal daging ituadalah sebuah hati” HR Bukhari dan Muslim.Karena sebuah hati mempunyai peran penting bagi jiwa manusia, dan ada penyebab matinya hati dalam islam , kita yang mempunyai organ tubuh tersebut harus semaksimal mungkin menjaga agar jangan sampai terkotori. Menjaga sebuah hati tidak semudah menjaga organ tubuh yang lainnya karena penyakit sebuah hati jauh lebih banyak dan lebih susah mengobatinya dibandingkan penyakit pada organ tubuh organ tubuh lain, sebuah hati pun bisa mati atau tidak berfungsi seperti bunuh diri dalam islam, hanya saja sebuah hati yang mati tidaklah sama dengan organ tubuh lain. Lantas apa tanda tanda sebuah hati itu mati? 13 Tanda Sebuah Hati yang Mati Menurut Islam adalah sebagai berikut1. Tidak gelisah saat tidak ibadah “Termasuktanda-tanda sebuah hati yang mati adalah tidak merasa gelisah atas ibadah yangtertinggal tidak terlaksanakan dan tidak menyesal atas kesalahan-kesalahan yangdilakukan.”2. Berani meninggalkan sholat Sebuah hati yang telah mati tidak akan mengingat Allah dan senang melakukan dosa paling berat dalam islam sehingga akan berani meninggalkan sholat yang wajib hukumnya. Sebuah hati yang berani meninggalkan sholat akan merasa tenang-tenang saja ketika meninggalkan sholat. Padahal perintah untuk wajib untuk melakukan sholat telah tertuang dalam Al Qur’an3. Tenang saat melakukan dosa besarTenangnya individu yang sedang berbuat dosadan maksiat itu karena sebuah hatinya tidak lagi merasakan jeleknya perbuatandosa yang dilakukan. Sehingga dosa yang dikerjakan menjadi suatu kebiasaanbaginya. Lebih parah lagi dia tidak akan peduli dengan pandangan Allah danRasul dan dia tidak akan malu pada manusia serta mengacuhkannya. Dia akanbangga terhadap maksiat yang Tidak tersentuh bahkan menjauhiayat-ayat Al-Qur’an Sebuah hati yang telah mati, ketika disampaikannasehat dan ancaman Allah ia tidak akan tersentuh sebuah hatinya. Dia jugatidak akan terpengaruh, tidak mendengar, lalai membaca Al-Qur’an sehinggaberpaling dari Al Qur’an. Padahal AL-Qur’an adalah sebenar-benarnya petunjukdari Allah untuk menjalani kehidupan dunia dan Terus menerus berbuat maksiatLalai sungguh merupakan penyakit yangberbahaya, ketika ia sudah menajalar dalam sebuah hati dan bersarang dalam jiwamanusia maka ia akan menutup sebuah hati individu hamba dan menjadikan anggotabadan saling mendukung untuk menutup datangnya hidayah, sehingga sebuah hatiakan terkunci rapat. Sebuah hati yang terkunci rapat akan selalu dapat berbuatmaksiat. 6. Sibuk mengumpat, fitnah, dan berburuksangka Berbicara itu mudah, yang berat adalahmempertanggungjawabkan apa yang telah keluar dari mulut kita. Sebenarnya apayang keluar dari mulut kita menunjukkan siapa diri kita sebenarnya. Perkataanyang buruk menunjukkan keburukan kita sendiri dari pada individu yang kitahina. Sedangkan perkataan yang baik adalah pembuktian kemusliman kita dapat memastikan apa yangkeluar dari mulut kita adalah perkataan yang baik-baik dan bermanfaat. Sibuknyamengumpat, memfitnah, dan berburuk sangka perlahan-lahan akan menutupi sebuahhati dan membuatnya Sangat benci dengan nasihat baik danpara ulama Individu yang telah tertutup sebuah hatinyaakan memiliki sebuah hati yang membatu, sebuah hatinya keras dan tidak mempandengan berbagai macam nasehat. Ia jugasangat membenci nasihat-nasihat baik danpara hati dan anggota tubuhnya sudah tidakbisa menerima kebenaran. Ia mempunyai mata namun untuk melihat yang maksiat dantidak melihat kebenaran. Mereka punya telinga, namun tidak untuk mendengarkebaikan apalagi mendengar kitabullah serta mereka hanya Tidak ada rasa takut akan peringatankematian, kuburan, dan akhirat Sebuah hati yang telah mati tidak akan merasatakut walaupun telah ada peringatan tentang kematian, azab kubur, dan azab diakherat nanti. Sungguh sebuah hati yang telah mati, tidak akan melihatperingatan-peringatan tersebut. Sebuah hati yang tidak memiliki rasa takutsedikitpun akan peringatan-peringatan itu akan menyesal dikemudian berfirman dalam QS. As-Sajdah / 3212yaituوَلَوْتَرَىٰ إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُورُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَاأَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَArtinya “Dan alangkah ngerinya, jika sekiranya kamu melihat ketika individu-individuberdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya, mereka berkata, “WahaiRabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke akan mengerjakan amal shaleh. Sesungguhnya kami adalah individu-individuyakin.” As-Sajdah/32129. Gilanya pada dunia tanpa peduli dosa Sesungguhnya hidup didunia hanyalahsementara. Namun bagi sebuah hati yang telah mati, hidup didunia adalahselamanya. Ia tidak akan merasakan bahwa kematian sedang setiap detik sedangmengejarnya. Tanpa peduli juga akan dosa-dosa yang telah ia lakukan. Dia telahterlena pada dunia yang fana dan terlalu mendewakan apa yang ia Allah SWT وَمَاالْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا لَعِبٌ وَلَهْوٌوَلَلدَّارُ الآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَأَفَلا تَعْقِلُونَ ٣٢ maksudnya “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda guraubelaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi individu-individu yangbertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” Surah Al-An’Am ayat32Firman Allah SWT juga dalam al-Quran وَيَوْمَيَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّقَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الإنْسِ وَقَالَأَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الإنْسِ رَبَّنَااسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِيأَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُمَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلا مَاشَاءَ اللَّهُ إِنَّ رَبَّكَحَكِيمٌ عَلِيمٌ ١٢٨وَكَذَلِكَ نُوَلِّيبَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوايَكْسِبُونَ ١٢٩Artinya “Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata; Ya Tuhan, kamitelah saling mendapatkan kesenangan, dan sekarang waktu yang telah Engkautentukan buat kami telah datang.’ Allah berfirman.’Nerakalah tempat kamuselama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain.’ Sesungguhnya, TuhanmuMaha Bijaksana, Maha Mengetahui. Dan demikianlah Kami jadikan sebagian individu-individuyang zalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang merekausahakan”. Surah al-An’aam ayat 128-129.Allah SWT juga berfirmanتِلْكَالدَّارُ الآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لا يُرِيدُونَ عُلُوًّافِي الأرْضِ وَلا فَسَادًاوَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ ٨٣ maksudnya “Kebahagiaan di kampung akhirat itu Kami sediakan hanya bagi mereka yangtidak suka menyombongkan diri dan melakukan kerosakan di muka bumi. Dankesudahan yang baik itu adalah bagi individu-individu yang bertakwa”. Surah al-Qashash ayat 83.10. Senang melihat individu susah danmenderita Hasud dengki adalah sikap batin tidaksenang terhadap kenikmatan yang diperoleh individu lain dan berusaha untukmenghilangkannya dari individu bersabda ﺩَﺏﱠﺇِﻟَﻴْﻜُﻢْﺩَﺍۤﺀُﭐْﻷُﻣَﻢِﻗَﺒْﻠَﻜُﻢْﺑَﻐْﻀَﺎﺀُﻭَﺣَﺴَﺪٌﻫِﻲَﺣَﺎﻟِﻘَﺔُﭐﻟﺪﱢﻳْﻦِﻻَﺣَﺎﻟِﻘَﺔُﭐﻟﺸﱠﻌْﺮِ ﺭَﻭَﺍﻩُﺃَﺣْﻤَﺪُﻭَﭐﻟﺘﱢﺮْﻣِﺬِﻱﱡArtinya “Telah masuk ke dalam tubuhmupenyakit-penyakit umat terdahulu yaitu benci dan dengki, itulah yangmembinasakan agama, bukan dengki mencukur rambut”. Ahmad dan Tirmidzi11. Tidak pernah bersyukur kepada Allah Ketika sebuah hati telah mati, jelas sulituntuk bersyukur pada Allah barang sedetikpun. Sebuah hati yang telah mati akansenantiasa mengeluh dan mengeluh. Ia tidak akan pernah merasa cukup karenatidak pernah ia bersyukur. Kufur lah nikmatnya dan tidak tenanglah sebuah harta dan tingginya jabatan tidak pula membuatnya cukup. Maka Allahtelah mencabut kenikmatan yang seharusnya ia merupakan perintah Allah Ta’ QS. Al-Baqarah 152 Allahberfirman bahwaفَاذْكُرُونِيأَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِArtinya “Ingatlahkepada-Ku, Aku juga akan ingat kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku,janganlah kalian kufur.” QS. Al Baqarah 152Pada ayat tersebut Allah memerintahkan khususuntuk bersyukur atas nikmat-Nya. Sedangkan dalam QS. Adh Dhuha 11 Allah cintakepada hamba-hamba-Nya yang senantiasa memuji Allah Ta’ala وَأَمَّابِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْArtinya “Danterhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya denganbersyukur”. QS. Adh Dhuha 11Lain dalam QS. Ali Imran bahwa Allah akan memberikan balasan kepada individu yangbersyukur sebagaimana firman Allah Ta’ala sebagai berikutوَسَنَجْزِيالشَّاكِرِينَArtinya “Dankami akan memberi balasan kepada individu-individu yang bersyukur” QS. AliImran 145Begitu pula Allah berfirman dalam QS. Ibrahim 7 sebagai berikutوَإِذْتَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْوَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌArtinya “Daningatlah ketika Tuhanmu memaklumkan jika kalian bersyukur, pasti Kami akanmenambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmatKu makasesungguhnya adzabku sangat pedih” QS. Ibrahim 7. berbakti pada orang tua atau suami bagi yang telah memiliki rencana untuk berbuat keburukanSebuah hati merupakan bagian organ tubuh yangsering berbolak-balik, bisa jadi pagi hari mengatakan iya sorenya mengatakantidak. Hal tersebut sesuai dengan namanya dalam bahasa Arab yaitu al-qalb yangartinya sesuatu berbolak-balik’. Oleh karena itu, selain kita perlu menjaga sebuahhati dengan tidak mengkonsumsi makanan haram, kita juga dianjurkan untuk berdoaagar senantiasa memiliki hati yang bersih dan mementingkan jumpa di artikel berikutnya, terimakasih. MrPWW7.
  • i0752x852w.pages.dev/188
  • i0752x852w.pages.dev/169
  • i0752x852w.pages.dev/168
  • i0752x852w.pages.dev/265
  • i0752x852w.pages.dev/106
  • i0752x852w.pages.dev/461
  • i0752x852w.pages.dev/453
  • i0752x852w.pages.dev/433
  • cara menghidupkan hati yang mati